NGOBROL SANTAI MENGUAK MISTERI ROAMING MOBILE, BIAR NGGAK BONCOS SAAT LIBURAN KE LUAR NEGERI

Ngobrol Santai Menguak Misteri Roaming Mobile, Biar Nggak Boncos Saat Liburan ke Luar Negeri

Ngobrol Santai Menguak Misteri Roaming Mobile, Biar Nggak Boncos Saat Liburan ke Luar Negeri

Blog Article

Jadi, apakah mungkin melakukan roaming di perangkat seluler?

Selain itu, roaming adalah kemampuan kita untuk terhubung ke jaringan pribadi saat berada di luar negeri (wilayah jangkauan operator asal kita). Oleh karena itu, saat tiba di Bandara Changi, Singapura, perangkat kita akan secara otomatis mencari get more info operator lokal, seperti Singtel atau StarHub, dan terhubung ke jaringan mereka.

Tidak, itu sangat penting. Operator lokal ini bekerja sama dengan operator Indonesia kita (seperti Telkomsel, Indosat, XL, atau Tri) melalui usaha patungan. Operator kita “menitipkan” kita ke jaringan mereka.

Analogi sederhananya begini: Sebuah maskapai penerbangan kecil. Suatu hari, saya pergi dari rumah ke kota lain. Memang kamu mungkin bisa terbang, tapi sekarang kamu harus berurusan dengan maskapai di kota baru ini, yang tidak persis sama dengan yang sebelumnya. Ya, itulah roaming.

Saat kamu menggunakan data atau mengambil keputusan di luar negeri, operator setempat akan membayar operator Indonesia. Setelah itu, operator Indonesia-mu menambahkan margin keuntungannya, dan itu saja! Tagihanmu pun melonjak tinggi.

Sebelum diberlakukannya peraturan yang ramah konsumen, biaya roaming bisa serendah 30 rupiah per MB. Akibatnya, jika kamu belum memiliki akun Instagram, mudah saja untuk menemukan tiket pesawat pulang. Kan, serem?

Akibatnya, saat ini ada beberapa paket roaming yang lebih terjangkau. Namun, kita tetap perlu memilih dan menggunakannya.

Report this page